Produk Ramah Lingkungan (Totebag Inovatif Pengganti Kantong Plastik)

Kantong plastik yang susah terurai dapat mencemari lingkungan sehingga dalam mengurangi penggunaan sampah plastik di beberapa supermarket terdapat program pengadaan kantog belanja (totebag) yang berbahan dari kain. Solusi penunjang lainnya yaitu dengan cara Reduce. Salah satu contoh reduce yaitu menggunakan totebag sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai.

Jika dilihat dari banyaknya sampah plastik, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tas belanja sebagai pengganti kantong plastik masih kurang. Bila dibiarkan saja tanpa ada upaya untuk pencegahannya, penumpukan sampah plastik ini akan menjadi masalah yang serius. Masalah yang akan terjadi bukan hanya menyangkut pada manusia saja, namun juga seluruh ekosistem yang ada di bumi.

Kesadaran masyarakat akan bahayanya penggunaan plastik sekali pakai masih sangat kecil. Masyarakat perlu mengetahui bahwa masalah yang terjadi akibat penumpukan sampah plastik sekali pakai adalah terganggunya ekosistem laut dan tentunya ekosistem darat. Hal-hal tersebut tentunya sudah menjadi sebuah peringatan serius akan dampak dari penggunaan plastik sekali pakai yang berlebih. Buruknya pengelolaan sampah di darat juga memperparah keadaan tersebut.

Totebag dapat digunakan berkali-kali daripada satu kali penggunaan plastik kemudian dibuang. Penggunaan totebag dapat menekan jumlah produksi sampah plastik. Totebag dapat dimodifikasi supaya tidak bosan dengan melakukan Ecoprinting.

Ecoprinting adalah sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana, namun dapat menghasilkan motif yang unik dan otentik. Pembuatan ecoprinting sendiri cukup mudah hanya membutuhkan bahan sederhana seperti totebag, daun, dan palu. Daun diletakan di dalam totebag yang kemudian dipukul menggunakan palu, dan daun tersebut akan mengeluarkan warna secara alami. Setelah itu totebag dicuci, lalu dijemur dan sudah bisa digunakan.

 

Mytha Karissa Damayanti (Pegas)

NTA:AT.160794.XXV.198.PA

Seksi Lingkungan Hidup 2022