• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://smartgov.tapinkab.go.id/method
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://ikom.unismuh.ac.id/
  • https://rsumitradelima.com/assets/default/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://smartgov.bulelengkab.go.id/image/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://www.saudi.dccisummit.com/agenda/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • POTENSI AIR MELIMPAH DI BAWAH TANAH – MAPALA MITAPASA
    Lompat ke konten

    POTENSI AIR MELIMPAH DI BAWAH TANAH

    Air memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, air sangat dibutuhkan untuk
    minum, makan, mandi, mencuci, memasak dan kebutuhan lainnya. Ketersediaan air menjadi
    faktor utama dalam pemenuhan kebutuhan air. Ketersediaan air memiliki jumlah relatif tetap
    setiap waktunya, namun dapat berkurang jika ada penurunan kondisi dan daya dukung
    lingkungan. Daya dukung lingkungan menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997
    Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yaitu kemampuan lingkungan untuk mendukung
    perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
    Seperti yang kita tahu bahwa Kawasan karst merupakan suatu bentang lahan yang
    memiliki sistem Hidrologi dengan ciri khas tersendiri yaitu minimnya akumulasi cadangan air
    permukaan yang dapat dimanfaatkan. Kawasan karst memiliki potensi air namun terserap ke
    dalam tanah melalui adanya sungai bawah tanah maupun sumur dalam gua atau disebut
    luweng. Penyebab dari cepat terserapnya air kedalam tanah adalah batuan di kawasan karst
    yang mudah larut yaitu limestone, marble, dan gypsum. Hal tersebutlah yang menyebabkan
    kawasan Karst menjadi salah satu kawasan yang sulit air. Keunikan karakteristik kawasan karst
    yang cukup menyulitkan pemenuhan ketersediaan air sehingga kebutuhan air tidak dapat
    terpenuhi sepenuhnya oleh warga, sehingga membutuhkan penanganan khusus. Penanganan
    tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan ilmu Geografi yang mampu menganalisis
    kondisi wilayah hingga menememukan solusi dari masalah pada kondisi wilayah tersebut.
    Permasalahan yang sering terjadi pada pemukiman kawasan karst adalah masalah
    ketersediaan air. Pemenuhan kebutuhan air pada pemukiman kawasan karst biasanya
    mengandalkan air tadah hujan dan PDAM. Air hujan tersebut terkumpul ketika hujan di tendon
    yang ada di setiap rumah warga. Ketika musim kemarau, warga desa kesulitan untuk
    menjangkau air karena tidak adanya hujan dan sumber air PDAM yang mulai mengecil
    sehingga tidak jarang warga desa memilih membeli air bersih demi memenuhi kebutuhan
    hidup. Pembelian air ini tentunya sangat mengganggu kondisi perekonomian warga desa
    karena kebutuhan akan air yang memang dibutuhkan setiap hari bahkan setiap saat. Tidak
    memungkinkan juga jika warga terus menerus harus membeli air.
    Ada salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh warga desa yang hidup di kawasan
    karst, yaitu dengan pengangkatan sumber air yang ada di dalam gua. Berdasarkan kondisi fisik
    kawasan karst inilah sehingga dapat diidentifikasi dengan adanya sumur dalam gua atau yang
    biasa disebut dengan luweng. Beberapa luweng kawasan karst telah terbukti ditemukan sumber
    air sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga desa untuk pemenuhan kebutuhan air. Masalah
    kekeringan yang dialami oleh warga Desa yang hidup di kawasan karst ini memerlukan solusi
    pemecahan masalah dengan analisis lebih lanjut terkait potensi air tanah di kawasan karst serta
    pemanfaatan teknologi dengan berbasis sistem informasi geografis (SIG).
    Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa wilayah karst sendiri memiliki ciri adanya
    sistem sungai bawah tanah dan sumber-sumber air bawah tanah lain yang terdapat di dalam
    gua atau luweng. Dengan pencarian sumber air bawah tanah ini maka akan efektif apabila
    dilakukan pada kawasan karst untuk memenuhi kebutuhan air, karena pada beberapa kawasan
    karst juga memanfaatkan sumber air bawah tanah. Beberapa contoh sumber air bawah tanah
    dari gua atau luweng yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat yaitu di
    Kabupaten Gunungkidul dimana terdapat pemanfaatan air dari Gua Seropan dan Gua Bribin
    yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air melalui PDAM pada beberapa wilayah
    kecamatan di kabupaten tersebut.
    Untuk melakukan kegiatan pencarian sumber air bawah tanah ini dapat kita bagi menjadi
    tiga tahapan yaitu dengan (1) menginventarisasi keberadaan gua dan luweng yang potensial
    memiliki sumber air bawah tanah; (2) melakukan kegiatan survei susur gua atau luweng untuk
    mencari keberadaan sumber air bawah tanah; (3) melakukan pengujian kualitas dan kuantitas
    sumber daya air yang ditemukan pada gua atau luweng yang memiliki potensi sumber daya air;
    (4) melakukan perencanaan untuk mengangkat atau mengambil air keluar dari gua atau luweng.
    Semua kegiatan tersebut dapat terwujud dengan melibatkan warga masyarakat untuk
    mengedukasi terkait teknik-teknik dalam pencarian sumber air bawah tanah di kawasan karst
    dan juga untuk mengedukasi bagaimana cara perawatannya baik alat atau sumber air yang
    nantinya dijadikan sebagai sumber air bersih utama bagi warga.
    Kegiatan pengelolaan air bawah tanah bermanfaat bagi penghematan dalam pemenuhan
    kebutuhan air bersih sehari-hari serta diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
    beban masyarakat untuk membeli air secara antri dengan jatah terbatas bagi warga yang tidak
    mampu dapat segera teratasi. Alokasi dana saat musim kemarau untuk membeli air yang mahal
    dapat dialihkan melalui pengembangan ekonomi seperti sektor pertanian dan peternakan
    sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi usaha
    pelestarian karst sehingga ekosistem karst sebagai penyangga kebutuhan sehari-hari dapat
    terjaga.

    Siti Himatul Aulia
    NTA: AT.160794.XXVII.217.PA

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *